doa

24 05 2009

tadi sore doa penutup di gereja:

“… biarkan matahari selalu ada di jendela kami.. biarkan pelangi selalu mengikuti hujan kami…”

doa yang bagus… :)

amiiiinnnnn…





first post as newly wed

11 05 2009

Jumat, 8 Mei 2009, tiga hari yang lalu, saya resmi jadi seorang istri.

Keesokan sore setelah menikah, saya pergi ke rumah sakit menjenguk keponakan kesayangan saya yang terkena demam berdarah dan masuk ICU.

Dan… begitulah kebahagiaan dan kesedihan datang dalam satu paket…

Hidup terlalu singkat untuk semua rasa yang ada di dunia. Maka nikmatilah apapun yang kau rasakan. Dan bersyukurlah bahwa hatimu bukan terbuat dari batu…





dua hari lagi

6 05 2009

Dua hari lagi saya akan menikah.

Dua hari lagi saya akan mewujudkan harapan mama di suatu sore di ruang makan rumah lama kami “Nanti kalau sudah waktunya, mama mau kamu menikah di gereja.” Sebuah harapan yang dibisikkan ke saya, malaikat kecilnya, beberapa hari sebelum mama masuk rumah sakit dan akhirnya meninggal dunia.

Dan kemudian selama 23 tahun berikutnya saya membawa harapan itu, digabungkan dengan impian saya sendiri untuk bisa menikah di gereja, dan dihadiri oleh seluruh manusia-manusia terdekat saya, terutama kakak-kakak saya.

23 tahun saya asyik bermimpi dan melupakan aspek-aspek “teknis” lain yang terjadi seiring saya dewasa.

Dua hari lagi… dan kemarin saya terpuruk seharian mencoba menerima kenyataan bahwa ada manusia-manusia terdekat yang tidak bisa menghadiri pernikahan saya. Kemarin pulalah akhirnya, setelah menerima semuanya dengan ikhlas, saya akhirnya belajar bahwa romantisme masa lalu memang cuma milik masa lalu. Mimpi adalah milik dunia mimpi. Hidup adalah milik hari ini. Di hari inilah saya hidup. Di hari inilah kami hidup.

Dua hari lagi… 

Mama bilang ingin saya menikah di gereja. Mama tidak pernah bilang bahwa semua harus datang. Itu cuma impian saya sebagai anak paling bungsu dalam keluarga yang mengharapkan mendapatkan kesempurnaan di hari terpenting dalam hidupnya. Anak bungsu yang akhirnya berdamai dengan diri sendiri bahwa tak ada yang sempurna di dunia.

Dua hari lagi saya akan menikah di gereja.

Dua hari lagi saya akan mewujudkan harapan mama.

Sesederhana itu.

Dan saya bahagia.

:)

untitled-1