Kami mengingatnya sebagai seorang aktor yang menjunjung tinggi sikap professional.
Kami mengingatnya sebagai seorang aktor yang mengerti apa yang harus dia lakukan demi karakter yang ia perankan.
Kami mengingatnya sebagai seorang manusia yang suka bercerita, lucu, blak-blakan.
Saya pribadi mencoba mengingat beliau kembali ketika terakhir kali melakukan trip bersama ke Kuala Lumpur dalam rangka promo film.
Yang terekam ternyata cuma sebuah momen singkat ketika kami selesai melakukan wawancara dan harus pindah ruangan… “Ayo pindah”, kata panitia. Semua berdiri dan berjalan cepat. Beliau juga berdiri cepat, berjalan setengah langkah lalu berhenti, seperti teringat sesuatu, lalu menoleh ke belakang, ke arah sang istri yang berdiri lebih perlahan. Semua berjalan melewati dirinya. Beliau menunggu sampai istrinya mendekat lalu berjalan bersama. Seakan bilang, “Tak apa ketinggalan sama yang lain, yang penting selalu berdua.”
Sesuatu yang saya yakin sudah berpuluh-puluh tahun mereka lakukan.
Kami mengingatnya sebagai seorang aktor yang selalu bersemangat.
Saya mengingatnya sebagai bukti nyata bahwa cinta sejati itu memang ada.
Selamat jalan om Sophan…

Recent Comments