BIG THINGS:

Sangat suka senja tapi kenyataannya jarang meluangkan waktu untuk duduk dan menikmatinya. Senang menatap gerimis di kaca jendela lalu mulai kehilangan mood ketika gerimis menderas berganti hujan. Hidup dari film tapi lebih suka membaca daripada menonton. Diam-diam selalu menyelipkan pesan-pesan pribadi di dalam setiap skenario yang ditulis. 
Masih dan mungkin akan selalu bertanya apakah cinta benar-benar ada (or is love only a myth?). Membenci binatang yang bernama tikus dengan segala mahluk sebangsanya, termasuk mickey mouse dan pacarnya minnie (sudah tikus, genit pula… no way!). Bisa tiba-tiba jadi pendiam jika peserta keramaian jumlahnya lebih dari sepuluh orang dan apalagi asyik bicara sendiri-sendiri (rasanya seperti “ada kampak di sekujur tubuh”). Punya sedikit teman yang normal dan selebihnya ajaib semua. Tidak suka memakai singkatan-singkatan untuk ber-sms. Kalau bad mood tingkat tinggi, salah satu obat ampuh adalah “sayuran” dicampur dengan partner yang pas untuk tertawa-tawa tanpa alasan. ![]()
Punya cita-cita pengen buat tatto bertuliskan “hope” 
karena percaya bahwa harapan melahirkan keajaiban-keajaiban yang membuat hidup terus berjalan.
SMALL THINGS:
Selalu sedia kertas minyak untuk muka dan setelah memakai kertas itu, kertas diikat dulu baru dibuang. Senang bikin pesawat-pesawatan dari bekas bill restauran atau brosur-brosur yang dibagikan di mall. Kalau punya bentol, suka memberi tanda tambah atau sekedar tiga garis sejajar di bentol itu, dengan ujung kuku jari tangan. Selalu membuka kaca jendela dan mengeluarkan kepala kalau lagi mengisi bensin karena suka bau bensin. Tidak suka bekas air dari embun gelas dan abu rokok yang berantakan di sekitar asbak, sehingga kalau di restoran bisa sibuk sendiri mengelap meja yang “dikotori” percikan abu dan lingkaran air bekas gelas yang digeser. Tidak suka melihat abu rokok dibuang di wadah yang bukan asbak, such as piring bekas makan, atau gelas plastik bekas teh dan kopi yang diedarkan keliling pas shooting.
“SO-CALLED SICK” THINGS

Senang memotret kaki sendiri.
Punya koleksi barang-barang berbentuk pisang dari yang ukurannya sebesar badan anak balita sampai sekecil kuku kelingking. Memberi nama ke benda-benda mati kesayangan seperti mobil (goldie), laptop (pobi), handphone (orgi), gantungan di handphone (lolita dan koh riri), boneka dolphin (abu) dan boneka catbus (choco) di dashboard goldie, 
dan tidak malu-malu mengenalkan mereka ke teman-teman dan dengan memaksa meminta teman-teman bersalaman dengan benda-benda mati tersebut (“udah kenal sama abu? kenalin… ini abu… abu ini om/tante A…”).
Kalau tengah malam ke kamar mandi dan buang air besar, semua keran (wastafel, shower, sampai keran buat mengisi ember) harus dinyalakan, karena tidak suka duduk diam dalam situasi tanpa suara apa-apa.


Recent Comments